Anut agama kau mungkin beda sama aku. Tamparan hukum hakam kau mungkin beda dalam dunia tapi masih sama pada akhirat nanti.
Jangan menggelupur babi, habis semua kau tempiaskan sial-sial sendiri.
Yang katanya dulu masa ngomel together with aku, kau enak-enak kata itu ini tentang si bangsat. Sikit tidak hairan. Rona amarah kau kritikal lava panasnya, seronok bukan? Lepaskan sisa zina untuk puaskan nafsu berahi. Pada kau asal dalam buku kau sudah makin bersih dari kotoran kononya.
Tapi teman, Sudahlah. Alunkan langkah kau pada hadap cermin, tak perlu yang besar cukup kadar muka saje, takut tak mampu tanggung bodoh selubung tubuh. Kerna itu kau. MATI.