Tuesday, 23 April 2013

sewel

Habis punah dunia aku,
Ini yang tulen dari aku,
Sikit pun aku tak memutar kata,
Ini tentang dalam aku,
Hati aku,

Serangan ini buat aku maut sendiri bila melayankan,

Engkau datang,
Aku tunggu,
Engkau senyum,
Aku mencair,
Engkau pegang,
Aku menggelabah,
Engkau kenyit mata,
Aku mengharapkan,

Habis semua buat tak keruan, bergetar satu prosa kata yang keluar,
Memang engkau puncanya aku sewel.

Satu cerita yang aku tak tahu manakan gaya pengakhiran cerita aku kau ni.